Pencinta Man. Utd & Internazionale..

February 10, 2009

Masa Keemasan Inter Milan 1960-an

Filed under: Sports —— hatake-kikishi @ 9:29 am

Setelah delapan tahun sejak 1954 tenggelam tanpa gelar, Inter Milan kembali bangkit di era 1960-an. Kebangkitannya tak main-main. “I Nerazzurri” membawa gaya sepak bola baru. Bertahan dan mengandalkan serangan balik. Gaya yang disebut catenaccio itu bagai badai yang melibas lawan-lawannya. Gelar lokal dan internasional pun langsung diborong.

Bayangkan, hanya dalam empat tahun (1962-1966), “I Nerazzurri” meraup tujuh gelar bergengsi. Di liga lokal, mereka merebut tiga Scudetti (1962-1963, 1964-1965, 1965-1966). Sukses di musim 1965-1966 itu menandai Scudetti ke-10. Artinya, Inter menjadi klub ketiga di Italia yang berhak menyandang tanda bintang emas di kostumnya, setelah Juventus dan AC Milan.

Itu baru gelar lokal. Di tingkat internasional, Inter juga menggila. Di final Piala Champions (sekarang Liga Champions) 1963-1964, Inter mengakhiri hegemoni Real Madrid. Pada partai final di Stadion Prater, Wina (Austria), Sandro Mazzola dkk menghabisi “El Real” 3-1.

Itu gelar internasional pertama Inter sepanjang sejarah. Hebatnya, sukses itu terulang kembali semusim berikutnya. Kali ini, Inter mengalahkan Benfica di partai final Piala Champions. Pada pertandingan di Stadion San Siro itu, Inter menang 1-0 berkat gol Jair menit ke-42.

Sebagai juara Liga Champions, Inter berhak tampil di Piala Interkontinental. Hebatnya, di turnamen itu tahun 1964 dan 1965, Inter tampil sebagai juara. Keduanya lawan Independiente (Argentina).

Itu menjadi masa keemasan Inter dan tak pernah terulang kembali. Saking hebatnya Inter, mereka ditakuti lawan-lawannya, baik di dalam, maupun di luar negeri. Bahkan mereka mendapat julukan baru: “La Grande Inter”. Artinya, “The Great Inter” atau “Inter yang Hebat”.

Sukses tersebut tak lepas dari dua tokoh penting. Presiden Angelo Moratti (ayah Massimo Moratti) dan pelatih Helenio Herrera. Pada musim 1961-1962, Moratti mengontrak Herrera yang sebelumnya sukses membawa Barcelona juara Divisi Primera La Liga dua kali.

Herrera langsung menggeber revolusi. Dia melakukan kreasi sistem permainan defensif dan mengandalkan serangan balik. Sistem yang kemudian disebut catenaccio atau pertahanan gerendel itu membuat Inter sulit ditaklukkan. Permainannya memang kurang atraktif, tapi sangat efektif.

Gaya itu juga didukung materi pemain yang baik. Di bawah mistar ada Sarti. Di belakang, ada Burgnich yang sering bertindak sebagai sweeper (syarat mutlak catenaccio). Nama-nama lain yang besar adalah Facchetti, Bedin, Guarneri, Picchi, Jair, Mazzola, Milani, Suarez, dan Corso.

“Tak ada masa paling indah buat Inter, kecuali masa kepemimpinan bapak saya (Angelo Moratti) dan kepelatihan Helenio Herrera. Herrera memberikan dedikasi luar biasa. Dia tak hanya membuat bapak saya bahagia, tapi juga seluruh tifosi Inter,” jelas Massimo Morrati, mantan presiden Inter.

“Kami benar-benar menjadi profesional dan disiplin. Bahkan, soal diet pun kami lakukan dengan ketat demi menjaga kualitas permainan kami,” kenang striker Inter masa 1960-an, Sandro Mazzola.

FAKTOR EKONOMI
Berkat sukses Inter tersebut, demam catenaccio mewabah di Italia. Beberapa klub mengikuti gaya permainan Herrera. Tak hanya itu, Timnas Italia pun ikut-ikutan memakainya. Bahkan, sampai kini gaya permainan bertahan itu masih kental dalam sepak bola Italia, meski banyak variasinya. Tak lagi murni catenaccio.

Kesuksesan catenaccio itu bahkan disebut sebagai bagian dari budaya Italia. Dalam buku History of Italian Football, Antonio Papa dan Guido Panico mengatakan, “Itulah kekhasan sepak bola Italia. Catenaccio sudah menjadi ekspresi kultural sepak bola Italia.”

Itu dari segi teknis. Catenaccio memang terbukti membawa kebesaran Inter. Namun, sebenarnya ada kondisi lain yang juga ikut memengaruhi kesuksesan “I Nerazzurri” merengkuh masa keemasannya. Faktor itu tak lain adalah keadaan ekonomi Italia.

Sejarawan dari University College (London), Simon Martin, berpendapat, keajaiban ekonomi di Italia ikut memengaruhi kesuksesan sepak bola, terutama Inter Milan. Pasca-Perang Dunia II, Italia sukses melakukan penyembuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen per tahun antara tahun 1951 dan 1958. Setelah itu cenderung meningkat.

“Maka, bisa dikatakan, sukses catenaccio yang dibawa Inter Milan pada era 1960-an tak lepas dari pengaruh positif keajaiban ekonomi yang terjadi di Italia,” jelas Simon Martin.

Dengan ekonomi yang mapan, kata Martin, orang-orang Italia lebih baik dalam hal gizi. Stamina mereka juga di atas rata-rata. Masyarakat juga bisa membelanjakan uangnya lebih banyak buat olahraga. Ini ada korelasi dengan sepak bola. Sebelum terjadi perbaikan ekonomi, sepak bola Italia melempem. Mereka selalu gagal di penyisihan grup Piala Dunia dari tahun 1950 sampai 1962.

Karena ekonomi pula, Inter bisa mengelola timnya lebih baik. Mereka mampu membeli pemain berbakat, seperti Lusite Suarez dan Jairinho. Selain itu, Inter juga mampu mengorganisasi tifosi dalam jumlah banyak.

Pada final Piala Champions 1963-1964, pejabat Inter mengorganisasi 30.000 Interisti ke Stadion Prater (Austria). Mereka didatangkan untuk mendukung Inter tampil di final lawan Real Madrid. Hasilnya, Inter menghajar Madrid 3-1.

Perkawinan perbaikan ekonomi dan revolusi catenaccio itu menjadi kunci sukses Inter meraih masa keemasannya. Mengangkangi liga lokal dan internasional.

Fakta Inter 1960-an
Pelatih : Helenio Herrera.
Skuad : Sarti, Burgnich, Facchetti, Bedin, Guarneri, Picchi, Jair, Milani, Suarez, Corso, Mazzola.
Prestasi : Scudetto (1962-1963, 1964-1965, 1965-1966), Liga Champions (1963-1964, 1964-1965), Piala Interkontinental (1964, 1965).

Revolusi Catenaccio
Sistem permainan catenaccio atau sering disebut pertahanan gerendel, mensyaratkan seorang sweeper. Dia berdiri di depan kiper dan di belakang empat atau 3 bek. Tugasnya menutup lubang pertahanan.

Dengan sistem itu, serangan balik sangat ditekankan. Biasanya dari wing back atau dari tengah. Umpan jarak jauh yang akurat sangat dibutuhkan. Embrio catenaccio diciptakan oleh Karl Rappan, orang Austria yang melatih Timnas Swiss pada 1937-1938.

Gaya sepak bola itu ampuh. Jerman dan Inggris dikalahkan Swiss. Oleh Helenio Herrera, sistem itu dikembangkan. Polanya terkadang 5-3-2, 1-4-3-2, atau 4-2-4. Bedanya, sweeper tak hanya bertahan di belakang para bek, tapi juga menempel pemain lawan yang berbahaya. Terkadang ikut membantu serangan. (*)

Inter 1960-an
Pola: 1-4-3-2

—————————Sarti (kiper)
—————————Burgnich (A)
—–Picchi (B)——-Bedin——-Guarneri——- Facchetti (B)
————–Jair (C)——Suarez (C)——Milani (C)
——————Corso (D)—— Mazzola (D)

A: Burgnich berfungsi sebagai sweeper. Dia mengawasi dan menempel pemain paling berbahaya, juga menutup lubang pertahanan. Terkadang, dia muncul tiba-tiba untuk membantu serangan. Peran ini sering bergantian dengan Facchetti.
B: Picchi dan Facchetti sebagai aktif naik-turun membantu serangan dan pertahanan. Mereka punya lari yang cepat. Khusus Facchetti, dia juga punya naluri mencetak gol.
C: Tiga gelandang ini harus punya passing yang baik. Terutama umpan panjang yang akurat sebab catenaccio didominasi serangan balik yang cepat. Suarez paling ahli. Dia bahkan disebut otak permainan Inter. Umpannya akurat, pun punya naluri mencetak gol.
D: Corso dan Mazzola striker yang selalu siap menerima umpan panjang. Mereka cepat memburu bola dan menyelesaikannya menjadi gol.*

July 29, 2008

Intifadah

Filed under: Uncategorized —— hatake-kikishi @ 3:19 pm

858229556l_1  Intifadah, yang berarti “pemberontakan” dalam Bahasa Arab, adalah nama
untuk perjuangan yang dilakukan oleh sekelompok orang Palestina, yang
bersenjatakan batu-batu, melawan salah satu musuh terbesar dunia, yaitu
orang yang menjawab lemparan batu itu dengan peluru, roket, dan rudal.
Memang, mereka jarang sekali ragu-ragu menjadikan orang yang tidak
pernah melempar batu sebagai sasaran mereka, bahkan mampu membunuh
lusinan anak-anak dengan cara tak berperikemanusiaan.

May 25, 2008

Sejarah Manchester United: 1958-2008

Filed under: Sports —— hatake-kikishi @ 11:27 am

30874_hp_558435Dari Munich hingga Moskwa, antara tragedi
dan kejayaan telah tercatat dalam kisah perjalanan Manchester United.
dari tahun 1958 hingga 2008. Perayaan 50 tahun tragedi Munich hingga
United meraih puncaknya mendapatkan Double Winners musim ini


1958 - Generasi hilang yang secara kejam menghapus potensi klub untuk merajai Eropa

Delapan
pemain Manchester United (MU) tewas dalam kecelakaan pesawat di Munich,
setelah mengisi bensin sepulangnya dari laga Piala Eropa di Belgrade.
Rasa simpati datang dari seluruh penjuru dunia, dan banyak pihak merasa
yakin dengan kemampuan MU untuk mencapai prestasi tinggi kala itu,
namun Old Trafford terpaksa membangun tim baru.

1963 - Kedatangan George Best yang mengawali era baru

Setahun
setelah mengontrak Denis Law, seorang pemain dari Irlandia Utara yang
bernama George Best tiba di klub untuk menjadi salah satu pemain
terbaik dunia sepanjang masa, yang membantu MU menjadi salah satu tim
terkenal dunia.

1968 - Satu dasawarsa setelah musibah, MU meraih titel Piala Eropa pertamanya
Sepuluh
tahun setelah tragedi Munich yang menimpa sebuah tim yang sebenarnya
mampu memenangkan Piala Eropa, Matt Busby membangun tim baru dengan
kekompakan Best, Law dan Bobby Charlton untuk meraih Piala Eropa dengan
skor 4-1 atas Benfica melalui perpanjangan waktu di Wembley. Charlton
mencetak dua gol.

1969 - Busby memilih jadi manajer umum
Busby
nyaris membawa MU sebagai salah satu klub terhebat di Eropa, namun ia
memutuskan untuk sebuah posisi di latar belakang sebagai manajer umum,
sehingga kursinya diberikan kepada Wilf McGuinness untuk menjadi
pelatih baru klub. Akibatnya, McGuinness gagal menghasilkan prestasi,
dan di sinilah awal kemunduran MU yang tak terduga.

1974 - Degradasi mendorong terjadinya perubahan besar untuk kembali promosi
Secara
mengejutkan, MU degradasi ke divisi dua, hanya enam tahun setelah
merajai Eropa. Hal ini mendorong Tommy Docherty untuk membangun tim
baru dan kembali ke divisi utama.

1976 - Kekalahan di final Piala FA untuk pertama kalinya selama satu dasawarsa
MU
mencapai final Piala FA untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir
dan secara mengejutkan dikalahkan oleh Southampton. Hasil ini merupakan
kekalahan pertama dalam lima kali final selama sepuluh tahun di saat
sepakbola mulai disiarkan langsung di televisi ke seluruh dunia. Akibat
tayangan langsung ini, fans MU di seluruh dunia meningkat pesat.

Sejarah Manchester United: 1958-2008

1977 - Manajer dipecat akibat skandal
Docherty,
manajer MU, terbukti menjalani perselingkuhan dengan Mary Brown, istri
dari terapis klub yang bernama Laurie. Akibatnya, klub mendepak
Docherty karena malu dengan kasus ini, dan menunjuk Dave Sexton –
bekas manajer Queens Park Rangers — sebagai penggantinya.

1980 - Ketua klub diselidiki, sehingga anaknya mengambilalih
World
In Action menuduh Louis Edwards, ketua klub sejak 1965, sebagai
tersangka dalam kasus penjualan industri daging dan menyuap orangtua
dari pemain-pemain tingkat schoolboy. Otoritas menyelidiki kasus ini
tapi Edwards meninggal, sehingga anaknya, Martin, mengambilalih posisi
ketua klub.

1981 - Atkinson membawa Robson dan MU konsisten di Old Trafford

Manajer
Dave Sexton dituduh menerapkan permainan bola yang terlalu membosankan.
Ron Atkinson ditunjuk sebagai manajer baru dan menghasilkan gaya
permainan yang lebih menarik. Ia menggaet pemain tim nasional Inggris,
Bryan Robson, dari klub West Bromwich Albion, sekaligus membantu klub
menembus empat besar selama lima tahun berturut-turut.

1984 - Maradona dan Barcelona dikejutkan
Setelah
kalah 2-0 oleh Barcelona dalam pertemuan pertamanya di perempat-final
Piala Winners, MU kembali tampil menakjubkan di Old Trafford untuk
mengalahkan klub raksasa Spanyol yang kala itu diperkuat Diego
Maradona. Mereka membantai Barca dengan skor 3-0, Robson mencetak dua
gol ditambah satu dari Frank Stapleton.

1985 - Topskor Whiteside memastikan gelar Piala FA
Norman
Whiteside mencetak gol di final Piala FA dan juga final Piala Liga pada
1983. Dua tahun berikutnya, hal yang sama terulang. MU juara Piala FA
1985 atas Everton melalui gol tunggal Whiteside di babak perpanjangan
waktu. MU tampil dengan sepuluh pemain setelah Kevin Moran menjadi
pemain pertama yang diusir wasit dalam sejarah final Piala FA.

1986 - Ferguson tiba, manajemen berubah
Atkinson
sudah berusaha keras, namun gagal mendatangkan titel liga buat MU,
sehingga Ferguson menjadi manajer pada pertengahan musim. Gaya
manajemennya yang keras mengakhiri budaya mabuk-mabukan bagi para
pemain. Ferguson juga mengawali proses panjang reformasi sistem
pembinaan pemain muda klub.

1988 - Giggs hadir sebagai pemain paling berbakat

Ryan
Giggs bermain di Manchester City sebagai schoolboy, namun, pemain yang
dijuluki Welsh Wizard ini ditemukan oleh Ferguson dan akhirnya Giggs
cenderung memilih MU. Ferguson kemudian mengakui, seandainya Giggs
tetap di City, MU tidak mungkin meraih prestasi.

1989 - Usaha Knighton untuk membeli klub gagal total
MU
nyaris dibeli oleh Michael Knighton. Pada pertandingan pertama musim,
MU dikalahkan Arsenal, dan akhirnya Knighton gagal membeli klub karena
tak mampu mencari pendukung.

1990 - Gol dari Robins menyelamatkan posisi Ferguson

Ferguson
nyaris dipecat setelah tiga musim tanpa gelar. Tapi gol tunggal dari
Mark Robins di putaran ketiga Piala FA di kandang Nottingham Forest
menjadi awal kenaikan MU.

1991 - Hughes menjadi pahlawan Ferguson
Ferguson
memimpin MU untuk menang 2-1 atas Barcelona di Piala Winners melalui
dua gol Mark Hughes. Kemenangan ini merupakan titik awal MU untuk
menjadi klub terkaya dunia.

1992 - Cantona tiba di Old Trafford setelah membawa Leeds juara
MU
nyaris meraih titel pertama di liga sejak 25 tahun terakhir. Leeds
United yang diperkuat Eric Cantona menggagalkan usaha MU itu. Namun
pada musim berikutnya, striker Prancis itu dibeli MU dengan nilai
transfer 1,2 juta poundsterling. Pengaruh Cantona selama lima tahun
berikutnya berdampak luar biasa terhadap semangat klub untuk kembali
merajai Inggris.

1993 - Masa penantian telah berakhir, Bruce dan Keane memberikan MU titel pertama sejak 1967

Tahun
yang sangat berarti. MU mengakhir masa penantian 26 tahun setelah
meraih titel atas Aston Villa. Steve Bruce mencetak gol kemenangan ke
gawang Sheffield Wednesday. Tak lama kemudian, Roy Keane menjadi rekor
transfer termahal di Inggris kala itu, dengan biaya 3,75 juta
poundsterling dari Nottingham Forest.

1995 - Gagal meraih gelar ganda

Gelar
Liga Primer Inggris ditentukan pada hari terakhir, dan Blackburn Rovers
berjaya. MU juga digagalkan Everton di final Piala FA. Ferguson
tentunya ingin melupakan musim, terutama setelah kalah di kandang
Barcelona di Liga Champions dengan skor telak 4-0.

1995 - Tendangan kung-fu Cantona berakibat fatal
Seorang
pendukung di Selhurst Park memaki Cantona, yang mendorongnya untuk
melakukan tendangan kung-fu terhadap dada pendukung tersebut.
Akibatnya, Cantona dikenakan sanksi larangan main selama delapan bulan.

1999 - Sukses meraih Treble
Musim
yang spektakuler. Dua gol dalam injury time di final Liga Champions
memastikan kemenangan MU secara dramatis, dengan skor 2-1 atas Bayern
Munich. Pada musim ini, MU meraih tiga gelar sekaligus, karena
sebelumnya memenangkan Liga Primer Inggris dan Piala FA.

2000 - Piala FA tanpa juara bertahan
FA
meminta MU untuk bermain di Brasil dalam rangka Kejuaraan Dunia
Antarklub, sebagai usaha Inggris untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia
2006. MU terpaksa mengorbankan perannya di Piala FA.

2002 - Ferguson membatalkan rencananya untuk pensiun
Ferguson
mengurungkan niatnya untuk pensiun pada akhir musim 2001/02. Pada tahun
yang sama, MU menyetujui kontrak 13 tahun bersama Nike, yang nilainya
mencapai 300 juta poundsterling.

2003 - Ronaldo menggantikan Beckham
Ferguson
berang terhadap David Beckham karena gagal menjaga lawan ketika Arsenal
mencetak gol di Old Trafford. Hal itu membuat Ferguson menendang sepatu
yang mengiris Beckham di atas matanya. Beckham dijual ke Real Madrid
dan Ferguson menggaet Cristiano Ronaldo.

2004 - Ferguson beli Rooney
Setelah
berhasil mendatangkan Ronaldo ke Old Trafford, MU mengeluarkan dana 27
juta poundsterling untuk membeli Wayne Rooney dari Everton. Ini
merupakan investasi besar Ferguson untuk membangun tim muda lagi.

2005 - MU dibeli jutawan AS dan klub berhutang
Klub
tanpa hutang dibeli oleh Malcolm Glazer, seorang jutawan di bisnis
olahraga Amerika Serikat, sehingga keuangan klub merosot tajam. Glazer
dan keluarga membeli MU dengan dana 790 juta poundsterling. Banyak fans
yang kecewa, sehingga mereka mendirikan klub FC United of Manchester.

2007 - Gelar liga kembali ke Old Trafford
Cristiano
Ronaldo, Wayne Rooney dan kawan-kawan memenuhi janjinya untuk membantu
MU menjuarai Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya sejak 2003,
sekaligus mengakhiri dominasi Chelsea selama dua musim sebelumnya.

2008 - MU memastikan gelar ganda
The
Red Devils meraih gelar Champions Eropa untuk ketiga kalinya dan titel
Inggris untuk ke-17 kalinya. Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi
musim ini, dan Ryan Giggs menjadi pemain MU dengan jumlah penampilan
terbanyak (759 kali) setelah mengalahkan rekor Sir Bobby Charlton.

Sumber : zonabola.com

May 5, 2007

…SkIN HEad HIsTorY’s

Filed under: Uncategorized —— hatake-kikishi @ 1:49 pm

Sejarah SkinHead
Dunia Pada thn 50an dan 60an, terdapat sekumpulan
 remaja ‘British’ Working Class yg digelar
MOD. Mereka mempunyai imej tersendiri yaitu berambut pendek &  mereka lebih ke
hala kehidupan & keseronokan.Mod juga cenderung ke arah fesyen dan terdapat sebuah
lagu yg berkaitan dgn MOD yaitu "DEDISATE FOLLOWER FASHION" nyanyian
KINKS. Pada akhir 60an golongan yg bergelar diri mereka Skinheads mengubah haluan
mereka daripada MOD & mereka berubah menjadi Working Class secara total
(buruh).Mereka mencukur rambut dan memakai steel-toe.Tujuannya adalah utk
keselamatan & berjaga-jaga. Golongan Skinheads adalah terdiri drp buruh
& mereka dianggap sebagai golongan kurang bijak oleh media.Aktiviti harian
Skinheads selepas bekerja ialah berkunjung ke pub / dewan harian yg mayoritasnya
terdiri dari pada pendatang Jamaica. Di sini mereka berkumpul dan bersembang
sambil melayan Ska. Terdapat dua benda yg amat digemari Skinheads yaitu sepak bola dan bir. Golongan awal Skinheads ialah bukan golongan rasis.Permusuhan
kaum hanya terjadi jikalau terjadi persaingan.Contohnya persaingan kerja dgn
pendatang asing Pakistan (HAMMERSKIN). Tetapi bagi yg tidak terlibat, mereka
masih menikmati hidangan masakan india / pakistan seperti kari.Terdapat satu
istilah yaitu Trojen Skin. Hanya satu gelaran bagi original Skinheads. Skinheads
mula merosot apabila ramai yg mula menyimpan rambut dan berumah tangga
MOD-MODERNIST = Remaja Working Class di England pada thn 50an dan
60an.Kebanyakan mereka terdiri drp golongan antara sekolah dan bekerja.

 

 

Fesyen dan Identitas (Hippies)

Dalam masyarakat modern, semua
manusia adalah performer. Setiap orang diminta untuk bisa memainkan dan
mengontrol peranan mereka sendiri. Gaya pakaian, dandanan rambut, segala macam
asesoris yang menempel, selera musik, atau pilihan-pilihan kegiatan yang
dilakukan, adalah bagian dari pertunjukan identitas dan kepribadian diri. Kita
bisa memilih tipe-tipe kepribadian yang kita inginkan lewat contoh-contoh
kepribadian yang banyak beredar di sekitar kita—bintang film, bintang iklan,
penyanyi, model, bermacam-macam tipe kelompok yang ada—atau kita bisa
menciptakan sendiri gaya kepribadian yang unik, yang berbeda, bahkan jika perlu
yang belum pernah digunakan oleh orang lain.

Anthony Synott (1993) berhasil memberikan penjelasan yang bagus tentang rambut.
Dalam beberapa hal, rambut tidak sekedar berarti simbol seks penanda laki-laki
dan perempuan. Ia juga simbol gerakan politik kebudayaan tertentu. Menurutnya,
model rambut yang berbeda menandakan model ideologi yang berbeda pula. Tahun
50-an yang membawa iklim pertumbuhan dan kemakmuran di Amerika ikut
menghembuskan kebebasan ekspresi individual baru termasuk jenis model rambut
baru. Model rambut yang dibentuk menyerupai ekor bebek menjadi sangat populer
saat itu. Tokoh-tokoh utama jenis rambut ini adalah Elvis Presley dan Tony
Curtis. Setelah itu berlangsunglah era model rambut beatnik look yang
dipelopori oleh James Dean dan Marlon Brando.

Rambut Panjang vs Rambut Pendek

The Hippies yang populer pada tahun 60-an, tidak hanya dikenal berkat
gerakan-gerakan protesnya menentang norma-norma seksual yang puritan, etika
protestan, gerakan-gerakan mahasiswa menentang perang, anti senjata nuklir,
anti masyarakat yang fasis, militeris, birokratis, tidak manusiawi dan tidak
natural, tetapi juga mendunia lewat simbol-simbol yang dikenakannya. Kalung
manik-manik, celana jins, kaftan—jubah longgar sepanjang betis—yang pada
awalnya merupakan pakaian tradisional Turki, sandal, jaket dan mantel yang
dijahit dan disulam sendiri, untuk membedakan mereka dengan golongan
orang-orang yang memakai setelan resmi dan berdasi. Kaftan banyak digunakan
sebagai pakaian khas orang-orang hippies karena jenis pakaian ini biasanya
berharga murah, sehingga tidak berkesan borjuis, dan membebaskan pemakainya
dari kungkungan kerah, kancing dan ikat pinggang yang ketat. Dan simbol yang
paling mencolok adalah rambut mereka yang panjang dan lurus. Rambut-rambut yang
natural, tanpa cat, tanpa alat pengeriting, tanpa dihiasi dengan pernik-pernik
apapun, tanpa wig. Kaum laki-laki hippies juga memelihara rambut panjang,
lengkap dengan janggut dan kumis yang dibiarkan tumbuh lebat tanpa dipotong.
Ini yang membedakan mereka dari golongan orang tua mereka. Sepuluh tahun
kemudian gaya hippies yang pada awalnya tumbuh untuk menentang kemapanan ini
mendapat serangan dari golongan The Skinheads.

Sama halnya dengan kaum hippies, orang-orang skinheads juga menentang kemapanan
meskipun dengan alasan yang berbeda. Awalnya, skinheads adalah term slang untuk
menunjuk pada orang-orang yang botak dan gundul. Kaum skinheads biasanya
berasal dari kelas pekerja. Skinheads khususnya ditujukan untuk menentang
golongan mahasiswa kelas menengah yang berambut panjang, orang-orang Asia dan
kaum gay. Skinheads membenci orang-orang hippies, khususnya kaum laki-laki
hippies. Mereka sering mengolok-olok kaum laki-laki hippies sebagai orang yang
keperempuan-perempuanan dan aneh: dengan dandanan rambut panjang, pakaian
bermotif bunga-bunga, manik-manik, dan sandal, sering membagi-bagikan bunga
kepada polisi saat demonstrasi, pasif, malas, dan lemah. Pada awal
kemunculannya di tahun 1968 dan 1969 sampai tahun 1970-an awal, skinheads
biasanya memakai celana jins pudar yang digulung sampai di atas pergelangan
kaki, sepatu militer jenis boover boots atau sepatu boot kulit merek Dr.
Marten, t-shirt yang memamerkan slogan afiliasi gerakan politik atau organisasi
sepak bola tertentu, jaket yang bertuliskan ‘skins’ di belakangnya, dan rambut
yang dicukur sangat pendek. Beberapa orang skinheads yang mengenakan sepatu boover
boot memang pernah bergabung dengan kesatuan militer, sementara beberapa
pemakai yang lain memakainya dengan alasan supaya bisa menendang lebih kuat.
Dengan ciri sepatu jenis inilah maka mereka juga mendapat julukan boover boys.
Perempuan skinheads juga mengenakan dandanan yang sama, hanya saja biasanya
mereka menyisakan sedikit kuncir rambut di bagian belakang dan samping.

Pada tahun 1975 muncullah kaum punk. Penampilan kaum punk ini seringkali
dikacaukan dengan kaum skinheads. Term punk sendiri adalah bahasa slang untuk
menyebut penjahat atau perusak. Sama seperti para pendahulunya, kaum punk juga
menyatakan dirinya lewat dandanan pakaian dan rambut yang berbeda. Orang-orang
punk menyatakan dirinya sebagai golongan yang anti-fashion, dengan semangat dan
etos kerja ‘semuanya dikerjakan sendiri’ (do-it-yourself) yang tinggi. Ciri
khas dari punk adalah celana jins sobek-sobek, peniti cantel (safety pins) yang
dicantelkan atau dikenakan di telinga, pipi, asesoris lain seperti swastika,
salib, kalung anjing, dan model rambut spike-top dan mohican. Model rambut
spike-top atau model rambut yang dibentuk menyerupai paku-paku berduri adalah
model rambut standar kaum punk. Sementara model rambut mohican atau biasa
disebut dengan mohawk yaitu model rambut yang menggabungkan gaya spike-top
dengan cukuran di bagian belakang dan samping untuk menghasilkan efek bentuk
bulu-bulu yang tinggi atau sekumpulan kerucut, hanya dipakai oleh sedikit
penganut punk. Kadang-kadang mereka mengecat rambutnya dengan warna-warna cerah
seperti hijau menyala, pink, ungu, dan oranye.

Fesyen dan Kesenangan

Gaya casuals dipelopori oleh kelompok anak muda kalangan atas yang mempunyai
tingkat pekerjaan dan pendidikan lebih tinggi sebagai lawan dari kalangan
skinheads yang biasanya berada dalam posisi sosial kurang menguntungkan. Mereka
biasanya mengenakan setelan pakaian santai atau pakaian sports yang bermerk
mahal. Basis pakaian para perempuannya adalah pakaian laki-laki seperti
cardigans atau celana pantalon.

Suatu jenis gaya atau kelompok yang juga memainkan peranan penting dalam
kebudayaan anak-anak muda adalah rockers. Kelompok rockers ini biasanya
dijuluki juga sebagai leather boys karena ciri khasnya memakai jaket kulit,
celana jins ketat, rambut panjang, asesoris serba metal, pemuja fanatik musik
rock, dan di awal kemunculannya kerap diidentikkan dengan sepeda motor besar.
Penampilan mereka yang tampak liar dan keras ini tentu saja secara substansial
sangat berbeda dengan penampilan para teddy boy yang sangat dandy dan
flamboyan: sepatu kulit mengkilap serta jas dan blazer yang rapi.

Semua hal yang telah dipertontonkan lewat tubuh: gaya pakaian, gaya rambut,
serta asesoris pelengkapnya, lebih dari sekedar demonstrasi penampilan,
melainkan demonstrasi ideologi. Sekaligus menunjukkan kepada kita bahwa
globalisasi berperanan besar dalam penyebaran gaya ke seluruh dunia meskipun
tidak dalam waktu yang bersamaan. Globalisasi beserta seluruh perangkat
penyebarannya, televisi, majalah, dan bentuk-bentuk media massa yang lain, juga
menyebabkan peniruan gaya yang sama, tetapi dengan kesadaran yang sama sekali
berbeda dengan konteks sejarah awalnya. Jadi, para anak muda yang mengenakan
dandanan serba punk di Indonesia ini sangat mungkin diilhami oleh sesuatu yang
sangat berbeda dengan generasi punk pendahulu mereka di negara asalnya.
Sampai tahap ini, kita bisa melihat adanya hubungan yang kompleks antara tubuh,
fesyen, gaya dan penampilan, serta identitas kepribadian yang ingin dikukuhkan
oleh seseorang. Pembentukan identitas bukan persoalan sederhana. Ia tidak
pernah bergerak secara otonom atau berjalan atas inisiatif diri sendiri, tapi
dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yang beroperasi bersama-sama.
Faktor-faktor tersebut bisa diidentifikasi sebagai kreativitas, bahwa semua
orang diwajibkan untuk kreatif supaya tampak berbeda dan dianggap berbeda pula.
Kemudian ada faktor pengaruh ideologi kelompok dan tekanan teman sepermainan
sebaya. Di sini, persoalan merek sepatu atau jenis pakaian bisa jadi persoalan
besar karena ikut menentukan apakah seseorang dianggap memenuhi syarat untuk
dimasukkan dalam kelompok tertentu atau tidak. Faktor-faktor lainnya adalah
status sosial, bombardir iklan-iklan media, serta unsur kesenangan (pleasure
dan fun). Unsur kesenangan ini bisa dipakai untuk menjelaskan dan memahami
kelompok anak muda yang mengadopsi, mengkonsumsi atau mencampurkan berbagai
macam gaya dengan tanpa referensi jelas terhadap makna asalnya. Gaya menjadi
kolase-kolase. Hanya penampilan semata. Hanya fashion. Tetapi hal ini tidak
berarti mereduksi gaya menjadi sesuatu yang tidak bermakna. Berakhirnya
otentisitas bukan berarti kematian makna. Kolase, peniruan-peniruan, kombinasi,
ambil sana-ambil sini, ikut membentuk lahirnya makna-makna baru.

S.H.A.R.P.
General Sejarah Skinhead … Sejarah Ringkas Kewujudan Skinheads Pada thn 50an
dan 60an, terdapat sekumpulanremaja ‘British’ Working Class yg digelar MOD.
Mereka mempunyai imej tersendiri iatu berambut pendek &; mereka lebih ke
hala kehidupan &; keseronokan.Mod juga cenderung ke arah fesyen dan terdapat
sebuah lagu yg berkaitan dgn MOD iatu "DEDISATE FOLLOWER FASHION"
nyanyian KINKS. Pada akhir60an golongan yg bergelar diri mereka Skinheads
mengubah haluan mereka daripada MOD &; mereka berubah menjadi Working Class
secara total (buruh).Mereka mencukur rambut dan memakai steel-toe.Tujuannya
adalah utk keselamatan &; berjaga-jaga. Golongan Skinheads adalah terdiri
drp buruh &; merekadianggap sebagai golongan kurang bijak oleh
media.Aktiviti harian Skinheads selepas bekerja ialah berkunjungke pub / dewan
harian yg majoritinya terdiri daripada pendatang Jamaica. Di sini mereka
berkumpul dan bersembang sambil melayan Ska. Terdapat dua benda yg amat
digemari Skinheads iatu bola sepak dan beer. Golongan awal Skinheads ialah
bukan golongan racist.Permusuhan kaum hanya terjadi jikalau terjadi
persaingan.Contohnya persaingan kerja dgn pendatang asing Pakistan
(HAMMERSKIN). Tetapi bagi yg tidak terlibat, mereka masih menikmati hidangan
masakan india / pakistan seperti kari.Terdapat satu istilah iatu Trojen Skin. Hanya
satu gelaran bagi original Skinheads. Skinheads mula merosot apabila ramai yg
mula menyimpan rambut dan berumah tangga. MOD-MODERNIST = Remaja Working Class
di England pada thn 50an dan 60an.Kebanyakan mereka terdiri drp golongan antara
sekolah dan bekerja. INDEPENDENT SKINHEADS = Sebenarnya golongan ini adalah
terdiri daripada Traditions Skinheads.(SkinTrads) S.H.A.R.P = Pada hujung 80an,
Rody Mareno dan rekan-rekannya telah memperkenalkan S.H.A.R.P(Skinheads Againt
Racial Prejudice) di New York. Objektif mereka adalah untuk memberitahu umum
maksud Skinheads yg sebenarnya dan memdedahkan kepada Boneheads siapa diri
mereka sebenarnya dan coba membawa Nazi Skinheads ke arah landasan yg betul
dalam Skinheads. BONEHEADS = Sebenarnya perkataan Boneheads ada satu sindiran
(mungkin satu penghinaan) dan gelaran ini ditujukan kepada golongan Nazi
Skinheads. Gelaran ini diberikan oleh golongan Skinheads yg bukan racist. Di
barat biasanya berkait rapat dengan "White Power". WHITE POWER =
White Power adalah berunsur perkauman. Hanya bermaksud kuasa orang putih dan Hanya
menjadi pegangan Nazi Skinheads di barat. Sejak zaman dahulu lagi orang putih
pernah mengatakan merekalah yg bertanggungjawab memadukan umat manusia.Ini
secara tidak langsung merendah-rendahkan, memperlecehkan dan sekaligus menghina
bangsa lain.Dari sini wujudlah pertikaian antara kaum. Perkataan Nazi Skinheads
digunakan untuk melambangkan perkauman(racist). Sejajar dengan perjuangan parti
Nazi yg amat megah dengan bangsa Aryan dan memusuhi bangsa Yahudi dll. Terdapat
satu perkataan yg melambangkan White Power iatu "We must secure the
existance of our people and future for while children". HAMMERSKIN = Satu
lagi berunsur racist tetapi keadaan ini terjadi apabila mereka mula
terasaterancam akibat persaingan dengan Pakistan. Sejarah skinhead malaysia..
Sejak tahun 1990 lagi budaya Skinheads telah dibawa masuk ke Malaysia. Namun
pada masa itu golongan Skinheads adalah terlalu kecil. Pada tahun 1992 budaya
Skinheads telah berkembang, ini kerana Singapura merupakan sumber maklumat
tentang budaya Skinheads. Skinheads di Malaysia sering berulang alik dari
Singapura ke Malaysia untuk mendapatkan maklumat tentang Skinheads. Pada
mulanya golongan Punk Rock di Malaysia yg berperanan memperkembangkan budaya Skinheads.
Ini adalah kerana pada masa itu masyarakat memandang serong tentang budaya Punk
Rock. Cara Punk Rock berpakaian dan ada yang berambut Trojen itulah menjadi
isu. Hasil dari tanggapan masyarakat tentang budaya Punk Rock, golongan Punk
Rock telah mengubah cara hidup mereka dan cara berpakaian mereka lebih kemas.
Mereka telah memilih cara hidup Skinheads kerana cara Skinheads berpakaian
kemas dan muzik Oi!, Ska dapat diterima oleh golongan Punk Rock. Dengan membawa
masuk kaset dari barat serta cara pakaian ala Skinheads, dan ini membuka mata
golongan anak muda meniru budaya ini. Kemudian muncul beberapa band muzik yang
memainkan muzik Oi!, Street Rock, Ska, Rocksteady, para peminat muzik Skinheads
ini muncul dengan banyaknya. Pengaruh muzik yang dimainkan oleh The Business,
The 4 Skins, CockSparer, Oi Polloi, Last Resort, The Skatalites, The Special,
The Selecter telah menjadi ikutan band-band Skinheads di Malaysia. Skinheads di
Malaysia tidak dilabelkan undergrounds, sebaliknya mereka hanya menyokong band-band
undergrounds. Skinheads merupakan satu budaya, tentang D.I.Y atau Major Label,
itu terpulang kepada mereka sendiri sama menerimanya sebagai attitude atau
tidak. Skinheads di Malaysia juga terbagi kepada pecahan-pecahan Skinheads
seperti Skinheads Trads, Sharp, Nazi..BooTboys12..

 


 

January 10, 2007

….BeLUm ADa JUdUL….

Filed under: Uncategorized —— hatake-kikishi @ 11:29 am

NIcH HaRi Gw CAPE BGt……UDaH di KAmPus NgaK BoLeh IKut PeLAjaRannYA Ma DoseN GeMbLUnG Tuh….Eh BaRu PuLAnG KuLz  DisUrUh Maen BuLuTaNgkIs…..Ih Sebel BiNti CaPe JaDi nYa…..TerpaKSa Deh Gw MaeN nYA NgaK SerIUs…….HIhIhI….BoDo Amat…UDah Tau Gw CaPe….eh Malah di SuRuH MAen……TaPi Seru JUga ciH Anak2 Maen Nya pada Bodor aBiz…..TruS DaH GiTu BaNYaK Yg NGeLIaTan ….YanG NaMA NYA MuKa TeMbOk BeNer2 muka temboK deh…TiNGgaL Di TAMbAHiN CAT TeMBoK JadiNYA PasTi BAGUs…TaPi NgaK DipiKiRIn SiH…..YanG PeNtiNg HaVe Fun AjA….YaNG TAdi NYa CaPe BaNGeUt….Jadi IlaNG Aja….Ngak KerAsa Jam 11 Malem BerarTi waKtU NYA PuLaNg Deh……..MaklUm MAeNnYa di GoR….Jadi BataS WaKtu PlUs DaNA YanG MeNentuKan…..MakLUm LAh PaRA PeMUDa GiTu…..TaU LaH Isi KaNtoNg nYa KaYa Apa…."hanTUr NUHUn Ka BaRUDaK" …."kaReNA MeReKA YanG Tadi NYa CaPe…PuyenG..MuMet…Di KePAla Gw IlaNg…..

DaH Gw MO BO2 DuLu…….MuDaH2aN Besok Bisa KaYa GiNi LaGi……^_^

WPMU Theme pack by WPMU-DEV.